Rabu, 26 Agustus 2020

Gerakan Cepat Babinsa Bedagung Dlm Membantu Kesulitan Warga Binaan


Magetan
- Suatu musibah datangnya selalu tak terduga,Walaupun Sertu  Sumadi koramil 0804/03 panekan dalam setiap pertemuan dgn perangkat Desa maupun unsur tokoh masyarakat sering berikan himbauan , namun kealpaan warga binaannya masih saja terjadi.

Contoh himbauannya seperti ,  bila musim kemarau / kering tiba  , bencana kebakaran sering terjadi.Oleh karenanya  sebelum pergi tinggalkan rumah , cek dapur maupun peralatan yang  gunakan listrik.Tak lupa  akibat kealpaannya tuan rumah , muncul musibah kebakaran yg diakibatkan arus pendek listrik.

Sertu Sumadi yang  saat  kejadian ada di Desa binaannya ,  segera merapat  ke lokasi dan membagi kekuatan warga lingkungan dengan sebagian lakukan pemadaman , sebagian menyingkirkan barang untuk memperkecil kerugian.

Demikian halnya setelah selesai pemeriksaan dari Tim Polres ,babinsa Sertu Sumadi segera ambil langkah memimpin warga lingkungan untuk kerjabakti pembersihan puing puing rumah.

Pak Sumadi selaku Kadespun mengucapkan terima kasih atas bantuan tenaga dan pikiran dari anggota Koramil 0804/03 Panekan yg turut membantu pemadaman.by(R 03).

Senin, 10 Agustus 2020

Babinsa Koramil 0804/03 Panekan Dan Babinkamtibmas Bantu Komonitas Gowes Bagi Masker

 

Magetan
. Serma Sri Waloyo Babinsa desa Cepoko koramil 0804/03 Panekan Kodim 0804 Magetan bersama babinkamtibmas membantu relawan komonitas gowes membagikan masker gratis bagi warga masyarakat pedagang dan pembeli dipasar tradisional desa Cepoko kec.  Panekan,  kab.  Magetan.  Selasa (11/8/20).

 

Walaupun situasi sekarang New normal bukan berarti bebas dari covid 19 namun menuju tatanan kehidupan baru.

Pembagian masker yang juga turut di bantu Babinsa dan Babinkamtibmas setempat serta anggota Koramil 0804/03 Panekan dan anggota Polsek Panekan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian sosial guna pencegahan convid-19.

 

Kegiatan Pembagian masker gratis tersebut juga mendapat respon positif warga masyarakat  kususnya pedagang dipasar tradisional desa cepoko, pedagang dan pembeli dipasar tetap mengikuti protokol kesehatan wajib memakai masker,  cuci tangan dan jaga jarak guna memutus penyebaran covid-19.

 

“Babinsa desa Cepoko serma Sri Waloyo menghimbau kepada masyarakat dipasar tradisional agar mematuhui aturan pemerintah. kami berharap pedagang menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer dengan tetap menjaga pola hidup sehat yang salah satunya rajin mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan ” Pungkasnya." ( R.  03)

Rabu, 29 Juli 2020

Ditengah Pandemi Covid-19, New Normal Babinsa Tetap Semangat Gotong Royong Bersama Warga


Magetan Jatim Babinsa kelurahan Panekan dari koramil 0804/03 Panekan Pelda Sukarno  bergotong royong bersama warga melaksanakan pengecoran trotoar jalan RT 07 RW 01 Kelurahan Panekan kec. Panekan kab. Magetan. Rabu (29/7/20).

Situasi New Normal Covid-19, tak mengurangi semangat Babinsa untuk tetap melakukan kegiatan karya bakti bersama rakyatnya. Itulah yang dilakukan Babinsa Koramil 0804/03 Panekan .

Kerja bakti ini dilakukan secara bergotong royong bersama warga. Babinsa mengatakan kegotong royongan inilah yang menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia khususnya warga kelurahan Panekan yang harus terus dilestarikan dan kehadiran anggota TNI, menginiasi berbagai kegiatan yang dilakukan di desa.

Sabtu, 18 Juli 2020

Babinsa Koramil 0804/03 bersama Babinkamtibmas polsek Panekan amankan acara Harlah ke 46 Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih



Magetan. Pelda Sukarno Babinsa kelurahan bersama Babinkamtibmas lakukan pengamanan acara hari ulang tahun ke 46 tahun 2020 Perguruhan Pencak silat Cempaka putih bertempat di gedung Ps. cempaka putih wiro yudo wicaksono kelurahan kecamatan Panekan kab. Magetan. sabtu, (18/7/20).

Perguruan pencak silat cempaka putih merupakan budaya asli jawa dari kabupaten Magetan yang berdiri pada tanggal 18 Juli 1978. tepat pada hari ini sabtu 18 juli 2020 harlah yang ke 46.

Acara harlah sangat sederhana dan kidmad pada saat ini acara ditengah pandemi covid 19 . dan new normal dilaksanakan mengikuti protol kesehatan , sebelum masuk seluruh undangan dan peserta harlah wajib memakai masker, cuci tangan dan tetap duduk dengan menjaga jarak untuk mencegah terjadinya pernyebaran covid 19. ketua umum Ps cempaka putih Joko Suryono mengungkapkan pada peringatan harlah Ps. Cempaka Putih ke 46 ini sangat penting hal ini untuk menanamkan rasa cinta kepada tanah air Negara Kesatuan Indonesia. pihaknya juga menekankan kepada warga Ps cempaka putih untuk selalu mentaati perintah dan aturan yang sudah ditentukan  , bersamaan dengan harlah ke 46 semoga Ps. cempaka putih semakin kokoh meningkatkan prestasi. "terangnya."

Danramil 0804/03 Panekan juga mengucapkan selamat hari ulang tahun ke 46 Ps. Cempaka putih semoga semakin dewasa dan maju. kegiatan ini merupakan komsos kreaktif di wilayah teritorial kususnya perguruan pencak silat cempaka putih merupakan budaya asli jawa Magetan  “Melalui kegiatan  ini adalah upaya kita bersama untuk melestarikan budaya bangsa kita sendiri dan pencak silat yang merupakan seni budaya asli Indonesia yang harus selalu kita lestarikan bersama. Pungkas kapten Inf Kuncoro Subekti. (R. 03)

Minggu, 12 Juli 2020

Babinsa Koramil 0804/03 Ikuti Sosialisasi New Normal D Pasar Tradisional Panekan



Magetan. Dinas Perdagangan, Perindustrian, (Disperindag) kab. Magetan bersama Forkopimca Panekan dan Puskesmas Panekan gencar melakukan sosialisasi new normal di pasar tradisional Panekan kab. Magetan. Senin, (13/7/20).

Hadir pada acara tersebut kabid pasar disperindag kab. Magetan MA . Handoko, petugas dari kecamatan panekan , petugas Puskesmas  Panekan ibu sunarti, Babinsa pelda Sukarno, Bati Komsos koramil 03 serma Sri Waloyo dan babinkamtibmas polsek Panekan.

Kepala bidang pasar Disperindag kab. Magetan mengatakan, sosialisasi New normal berdasarkan perbub 32 tahun 2020 dilakukan  beberapa pasar tradisional di kecamatan kab.  Magetan “Sosialisasi di tengah pandemi cocid 19 ini diperintukkan bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional  mengikuti aturan  tatanan new normal .

Dalam menghadapi kehidupan normal baru pedagang dan pembeli diwajibkan untuk menggunakan masker, cuci tangan pada tempat yang disediakan dan menjaga jarak. “Pedagang juga harus menyiapkan handsanitizer di lokasi berjualan,” ujar nya. (R.03)